Samsung Electronics berharap kepemimpinan di pasar tablet PC ke level yang lebih tinggi dengan menghadirkan Galaxy Tab 10.1 inci, yang diklaim sebagai tablet tertipis di dunia dengan ketebalan 8,6 milimeter.
Setelah meluncurkan Galaxy Tab 7 inci November 2010 lalu, hari ini Samsung mengumumkan kehadiran anggota baru keluarga Galaxy dengan ukuran layar lebih besar meski tetap memiliki bobot ringan, yakni 595 gram.
Mengusung sistem operasi Android 3.0 (Honeycomb), Galaxy Tab 10.1 tetap menghadirkan user interface milik Samsung, TouchWiz, yang memungkinkan pengguna mengoperasikan berbagai fungsi sekaligus. Sebagai tambahan, Samsung juga membenamkan fitur Mini Apps Tray, di mana sejumlah fitur yang sering digunakan pengguna bisa langsung dioperasikan di halaman muka.
Sementara, Head of Marketing Samsung Mobile Eka Anwar mengklaim kemunculan Galaxy Tab 10.1 ini untuk memberikan opsi lebih banyak kepada pengguna tablet di Indonesia.
"Galaxy Tab 7 inci jelas mengedepankan fungsi mobilitas, sehingga pengguna yang menginginkan tablet yang mudah dibawa akan lebih tertarik dengan model ini. Tapi, bagi mereka yang merasa layar 7 inci terlalu kecil dan kurang nyaman untuk melihat foto atau menonton video, bisa memilih layar 10.1 inci," jelasnya.
Galaxy Tab 10.1 memiliki presesor 1 GHz dual core. Selain itu, perangkat pintar ini juga sudah mendukung jaringan HSPA+ dengan kecepatan mencapai 21Mbps serta konektifitas Wi-Fi 11a/b/g.
Galaxy Tab 10.1 juga memiliki kamera belakang beresolusi 3 megapiksel dengan LED flash, serta kamera depan beresolusi 2 megapiksel.
Di luar negeri, harga versi Wifi dari Galaxy Tab 10.1 akan tersedia dengan harga sekira USD499 (16GB) untuk USD 599 (32GB). Sayang, Samsung Indonesia belum mau membocorkan banderol harga untuk perangkat yang rencananya baru resmi dipasarkan pertengahan Juni mendatang.
Tampilkan postingan dengan label honeycomb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label honeycomb. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Mei 2011
Rabu, 27 April 2011
10 Alasan Tablet Sony Mampu Bersaing Dengan Apple
Setelah dinantikan oleh penggemar nya di seluruh dunia, Sony akhirnya mengumukan dua produk tablet andalannya, S1 dan S2. Meskipun sedikit terlambat dari kompetitornya, namun ini tidak membuat tablet Sony dapat dipandang sebelah mata. Analis memprediksi kalau tablet dari Sony ini lah yang pada akhirnya akan sanggup bersaing dengan iPad.


Setidaknya ada 10 alasan mengapa tablet dari Sony ini mampu bersaing dengan Apple :


Setidaknya ada 10 alasan mengapa tablet dari Sony ini mampu bersaing dengan Apple :
Selasa, 19 April 2011
Asus Eee Pad Transformer Segera Hadir Di Indonesia
Kehadiran tablet dengan platform Android 3.0 atau Honeycomb di Tanah Air tinggal menghitung hari. Asus mengklaim sebagai vendor pertama yang akan menghadirkannya secara resmi dengan produk terbarunya Eee Pad Transformer.
Diluncurkan secara resmi pada 25 Maret 2011 secara global, Eee Pad Transformer dari Asus akan segera hadir untuk pasar Indonesia. Dijadwalkan akan tersedia di pasar Indonesia pada Mei 2011, Eee Pad Transformer TF101 yang akan hadir adalah versi 16 GB dengan konektivitas Wi-Fi saja. Varian lain dari Eee Pad Transformer, termasuk dengan media penyimpanan internal 32 GB dan dukungan jaringan 3G, akan menyusul kemudian.
Bukan hanya sekadar tablet berlayar sentuh, Eee Pad Transformer juga dapat difungsikan layaknya notebook. Asus menyediakan pilihan docking khusus agar tablet tersebut bisa bertransformasi menjadi notebook dengan tambahan keyboard. Docking menjadi salah satu pilihan paket penjualannya. Docking tambahan tidak hanya membantu mempermudah pekerjaan yang membutuhkan aktivitas mengetik cukup intensif, tetapi sekaligus menambah daya tahan baterai hingga 16 jam.
Tablet dengan sistem operasi Android 3.0 Honeycomb yang ditenagai dengan prosesor dual core Tegra 2 1 GHz ini dilengkapi dengan user interface Waveshare dari Asus. Tampilan tersebut menyediakan menu yang memberikan kombinasi penggunaan yang intuitif dan performa hardware yang bertenaga baik saat menikmati juga saat membuat file multimedia dan bahkan untuk aktivitas lain yang yang menunjang produktivitas.
Spesifikasi Eee Pad Transformer
Diluncurkan secara resmi pada 25 Maret 2011 secara global, Eee Pad Transformer dari Asus akan segera hadir untuk pasar Indonesia. Dijadwalkan akan tersedia di pasar Indonesia pada Mei 2011, Eee Pad Transformer TF101 yang akan hadir adalah versi 16 GB dengan konektivitas Wi-Fi saja. Varian lain dari Eee Pad Transformer, termasuk dengan media penyimpanan internal 32 GB dan dukungan jaringan 3G, akan menyusul kemudian.
Bukan hanya sekadar tablet berlayar sentuh, Eee Pad Transformer juga dapat difungsikan layaknya notebook. Asus menyediakan pilihan docking khusus agar tablet tersebut bisa bertransformasi menjadi notebook dengan tambahan keyboard. Docking menjadi salah satu pilihan paket penjualannya. Docking tambahan tidak hanya membantu mempermudah pekerjaan yang membutuhkan aktivitas mengetik cukup intensif, tetapi sekaligus menambah daya tahan baterai hingga 16 jam.
Tablet dengan sistem operasi Android 3.0 Honeycomb yang ditenagai dengan prosesor dual core Tegra 2 1 GHz ini dilengkapi dengan user interface Waveshare dari Asus. Tampilan tersebut menyediakan menu yang memberikan kombinasi penggunaan yang intuitif dan performa hardware yang bertenaga baik saat menikmati juga saat membuat file multimedia dan bahkan untuk aktivitas lain yang yang menunjang produktivitas.
Spesifikasi Eee Pad Transformer
| Display | 10.1" LED Backlit screen with IPS (1280 x 800) 10 finger multi-touch support, scratch resistant-glass |
| Operating system | Android 3.0 Honeycomb |
| Platform | NVIDIA® Tegra™ 2 |
| Memory | LP DDR2 1 GB |
| Storage | 16GB /32GB (1) EMMC + Unlimited ASUS WebStorage (2) |
| Wireless | 802.11 b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR |
| Camera | 1.2MP (front), 5MP Auto focus (rear) |
| Interface | 2-in-1 Audio Jack (Head Phone / Mic-in); 1x mini HDMI 1.3a port |
| 1x Micro SD Card Reader; 1x Internal Microphone; 1x Stereo Speaker | |
| Interface on mobile dock (note) | 2x USB 2.0(5); 1x SD Card Reader(5) |
| Sensor | G-Sensor, Light Sensor, Gyroscope, E-compass, GPS |
| 3G Module | Optional |
| Flash support | Yes(3) |
| Multi-tasking | Yes |
| Special APP | ASUS Launcher, MyLibrary, MyNet, MyCloud, File manager, PC sync |
| Battery | 9.5 hours; 24.4Wh Li-polymer Battery(4) 16 hours with dock |
| Size/ Weight | 271*177*12.98mm / 680g (w/ battery) |
Selasa, 22 Maret 2011
ASUS Eee Slate
ASUS sedang menyiapkan tablet berbasis Windows untuk hadir di pasaran dalam waktu dekat. Tablet bernama ASUS Eee Slate ini akan diluncurkan di Inggris tanggal 10 April mendatang, terlihat dari tanggal pengirimannya di Amazon.
Tablet berukuran besar ini (12.1 inci) akan dibanderol cukup tinggi, seharga 1000 poundsterling atau sekitar $1627. Namun spesifikasinya juga berada di atas tablet-tablet Android atau iPad 2 dengan CPU Core i5 1.86GHz, RAM 4GB, dan SSD onboard 64GB.
Tablet yang berkode Eee Slate EP121 ini juga dilengkapi dengan koneksi WiFi, Bluetooth 3.0,port HDMI, kamera depan 2MP, serta OS Windows 7 Home Premium. Terjawab sudah mengapa tablet ini diberikan spesifikasi yang lebih tinggi, karena bagaimanapun Windows 7 akan lebih berat dibanding Honeycomb atau iOS yang sudah dirancang khusus untuk perangkat ultra mobile.
Layar ASUS Eee Slate memiliki resolusi 1280x800 dan dapat menerima input jari tangan pengguna ataupun pen, daya tahan baterainya diklaim hingga 4.5 jam. Belum diketahui apakah tablet ini akan dirilis di Indonesia, sedangkan untuk Amerika masih belum diketahui jadwal peluncurannya
Tablet berukuran besar ini (12.1 inci) akan dibanderol cukup tinggi, seharga 1000 poundsterling atau sekitar $1627. Namun spesifikasinya juga berada di atas tablet-tablet Android atau iPad 2 dengan CPU Core i5 1.86GHz, RAM 4GB, dan SSD onboard 64GB.
Tablet yang berkode Eee Slate EP121 ini juga dilengkapi dengan koneksi WiFi, Bluetooth 3.0,port HDMI, kamera depan 2MP, serta OS Windows 7 Home Premium. Terjawab sudah mengapa tablet ini diberikan spesifikasi yang lebih tinggi, karena bagaimanapun Windows 7 akan lebih berat dibanding Honeycomb atau iOS yang sudah dirancang khusus untuk perangkat ultra mobile.
Layar ASUS Eee Slate memiliki resolusi 1280x800 dan dapat menerima input jari tangan pengguna ataupun pen, daya tahan baterainya diklaim hingga 4.5 jam. Belum diketahui apakah tablet ini akan dirilis di Indonesia, sedangkan untuk Amerika masih belum diketahui jadwal peluncurannya
Langganan:
Postingan (Atom)